Minggu, 09 Juni 2013

macam - macam tool dalam coreldraw X3 dan fungsinya

Macam-macam Toolbox CorenDRAW X3 dan Fungsinya. Toolbox merupakan kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek. Secara default toolbox terletak di bagian kiri dan lembar kerja. Dengan fasilitas toolbox, Anda dapat memodifikasi, seperti mengubah bentuk objek, mendistorsi objek, mewarnai objek, dan memberi efek-efek tertentu. Tombol-tombol yang berada dalam toolbox ada yang mempunyai subtombol, ada pula yang tidak. Tombol yang ada tanda panah di sudut kanan bawah dari tombol tersebut berarti mempunyai subtombol. Untuk menampilkan subtombol dalam toolbox, klik dan tahan agak lama tombol tersebut sehingga akan tampak subtombol yang ada di dalamnya.
Tabel 1.2 Ikon-Ikon pada Toolbox dan Fungsinya
Icon
Nama
Fungsi
Pick Tool Pick Tool Digunakan untuk memilih objek, memindah objek, memutar objek, dan mengubah ukuran objek
Freehand Tool Freehand Tool Digunakan untuk membuat garis bebas seperti halnya Anda menggambar dengan pensil.
Bezier Tool Bezier Tool Digunakan untuk membuat garis kurva lengkung maupun garis lurus menggunakan titik-titik hubung objek.
Crop Crop Digunakan untuk memotong area objek yang tidak diperlukan.
Artistic Media Tool Artistic Media Tool Digunakan untuk membuat garis artistik.
Smart Fill Tool Smart Fill Tool Digunakan untuk mewarnai objek dan sekaligus membentuk objek baru berdasarkan bentuk objek yang diberi warna.
Rectangle Tool Rectangle Tool Digunakan untuk menggambar objek persegi panjang atau bujur sangkar.
Ellipse Tool Ellipse Tool Digunakan untuk menggambar objek lingkaran atau elips.
Basic Shapes Basic Shapes Digunakan untuk menggambar bentuk yang telah disediakan oleh komputer.
Text Tool Text Tool Digunakan untuk menuliskan teks di lembar kerja.
Interactive Blend Tool Interactive Blend Tool Digunakan untuk membaurkan dua objek atau lebih.
Eyedropper Tool Eyedropper Tool Digunakan untuk mengambil warna dari warna objek yang lain.
Outline Tool Outline Tool Digunakan untuk mengatur pembuatan garis outline.
Fill Tool Fill Tool Digunakan untuk mewarnai bidang objek.
Interactive Fill Tool Interactive Fill Tool Digunakan untuk mewarnai bidang objek secara interaktif.
Paintbucket Tool Paintbucket Tool Digunakan untuk mewarnai sebuah objek setelah Anda mengambil warna dari objek yang lain menggunakanEyedropper Tool.
Hand Tool Hand Tool Digunakan untuk menggeser lembar kerja guna melihat objek-objek yang tidak tampak pada lembar kerja.
Zoom Tool Zoom Tool Digunakan untuk mengubah besar kecilnya tampilan lembar kerja dengan berbagai ukuran, selain juga untuk melihat besar kecilnya bagian objek tertentu.
Shape Tool Shape Tool Digunakan untuk mengedit bentuk objek, seperti melengkungkan objek garis kurva, menggeser dan menghapus node/ titik edit.
Polygon Tool Polygon Tool Digunakan untuk menggambar objek polygon (segibanyak)
Smart Drawing Tool Smart Drawing Tool Digunakan untuk menggambar garis bebas yang dapat dikenali sebagai bentuk dasar dan selanjutnya CorelDRAW secara otomatis akan mengkonvesinya menjadi satu bentuk objek
3 Point Curve Tool 3 Point Curve Tool Digunakan untuk menggambar garis kurva
Dimension Tool Digunakan untuk membuat garis dimensi sebagai alat bantu untuk mengukur panjang atau tinggi objek.

sumber : http://budisma.web.id/materi/sma/tik-kelas-xii/macam-macam-toolbox-corendraw-x3-dan-fungsinya/

Perbedaan gambar berbasis bitmap dan gambar berbasis vektor

A. Gambar Bitmap
Gambar bitmap atau yang sering juga disebut raster adalah gambar yang terdiri dari sekumpulan titik-titik (pixel) yang berdiri sendiri dan mempunyai warna sendiri pula yang membentuk sebuah gambar.
Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kurang halus sehingga mengurangi detailnya. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar. Semakin besar resolusi gambar akan semakin besar pula ukuran filenya.
Gambar dengan tampilan 100% Gambar dengan tampilan 500%
Contohnya adalah pada gambar di atas. Gambar kiri merupakan gambar yang asli dengan tampilan 100% sedangkan gambar yang kanan adalah gambar yang sudah diperbesar. Gambar yang kanan kelihatan kurang halus (kotak-kotak) setelah diperbesar 500%.Contoh software yang berbasis bitmap adalah Adobe Photoshop, Paint, CorelPhotoPaint, dan lain-lain.

B. Gambar Vektor
Gambar vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar.
Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Disamping itu gambar vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya.
vektor01.jpg vektor02.jpg
Gambar dengan tampilan 100% Gambar dengan tampilan 500%
Contohnya adalah pada gambar di atas. Gambar yang kiri merupakan gambar yang asli sedangkan gambar yang kanan adalah gambar yang sudah diperbesar. Gambar yang kanan masih kelihatan halus walaupun sudah diperbesar 500%. Software yang digunakan untuk membuat gambar vektor antara lain CorelDRAW, Macromedia Freehand, Adobe Illustrator, dan lain-lain.

sumber : http://www.edipsw.com/desain-grafis/perbedaan-antara-gambar-bitmap/

Fungsi IF pada Ms. Ecel 2007

Fungsi IF merupakan fungsi logika, yang artinya suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar jika syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi. Secara umum rumus fungsi IF dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :
           IF(Logical_Test;Value_if_True;Value_if_false) atau
           IF(Syarat;Hasil_Jika_Syarat_Terpenuhi;Hasil_Jika_Syarat_Tidak_Terpenuhi)
Dimana:
             logical_test merupakan syarat dari percabangan.
             value_if_true merupakan nilai jika syarat percabangan terpenuhi.
             value_if_false merupakan nilai jika syarat percabangan tidak terpenuhi.
Langkah-langkah untuk menyelesaikannya melalui function wizard adalah sebagai berikut :
  • Klik pada sel D3.
  • Klik dari menu Klik Insert - > Function , kemudian muncul window seperti ini , pilih Fungsi IF, klik OK

  • Ubah setting pada window fungsi IF seperti berikut :

Pada Logical Test ditulis C3 > 50 adalah karena di sel C3 lah letak dari nilai yang akan dilakukan penyeleksian. Ketikkan syaratnya pada isian logical_test, misalnya C3>50, yang artinya jika data di cell C3 lebih besar atau sama dengan 50 maka bernilai benar dan jika kurang dari 50 maka bernilai salah. Ketikkan teks “Lulus” pada isian value_if_true, yang artinya jika pada logical_test bernilai benar maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan. Ketikkan teks “Tidak Lulus” pada isian value_if_false, yang artinya jika pada logical_test bernilai salah maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan.
  • Klik OK. Copy-kan formula ke sel dibawahnya.

Pemberian tanda “ ” merupakan tambahan jika ingin menambahkan statement berupa
kalimat atau string.
Didapatkan hasil akhir seperti gambar berikut :
Dari gambar diatas kita dapat menggunakan fungsi IF untuk memberikan hasil pada keterangan berdasarkan nilai yang didapat. Coba buat tabel seperti pada gambar diatas, dengan mengosongkan data keterangan karena akan diisi menggunakan rumus fungsi IF. Setelah selesai coba masukan rumus berikut ini pada sel D3.
=IF(C3<=50;”Tidak Lulus”;”Lulus”)
Kemudian tekan enter untuk melihat hasilnya, setelah terlihat hasilnya coba copy kan rumus tersebut untuk sel D4 sampai dengan D7.
Fungsi IF diatas adalah fungsi IF sederhana,  kita bisa menggabungkan beberapa fungsi bersamaan dengan Fungsi IF.

Fungsi IF : Menentukan suatu tes logika untuk dikerjakan, dan  mempunyai bentuk:
=IF(tes logika, nilai jika benar, nilai jika salah)

Fungsi AND, OR dan NOT :  Merupakan fungsi tambahan untuk mengembangkan tes  kondisi. Fungsi AND dan OR maksinal berisi 30 argumen  logika, sedangkan NOT hanya mempunyai satu argumen  logika, mempunyai bentuk:
  • AND(logika1,logika2,………,logika30)
  • OR(logika1,logika2,………,logika30)
  • NOT(logika)


Percabangan tidak hanya pemisahan menjadi dua kemungkinan saja, namun juga bisa menjadi banyak kemungkinan. Untuk percabangan yang memisahkan ke banyak kemungkinan harus menggunakan IF secara bertingkat.
Percabangan beberapa Tingkat
Pembahasan fungsi IF di atas dengan Tes Logika Tunggal, Tes Logika dapat dikembangkan dengan tambahan salah satu fungsi AND , OR atau NOT. Bentuk fungsi IF dengan tes logika yang dikembangkan adalah sebagai berikut :
= IF (OR(Tes Logika1;Tes Logika2);Nilai jika benar;Nilai jika salah)
Studi kasus : sebuah perusahaan akan merekrut tenaga satuan pengaman ( satpam ) dengan ketentuan :pengalaman kerja minimal empat tahun dan usia maksimal 35 tahun. Perusahaan melakukan seleksi administrasi dengan kriteria tersebut , pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti syarat selanjutnya , sedangkan yang tidak memnuhi syarat dinyatakan gugur. Kasus tersebut dapat diterjemahkan ke dalafungsi seperti berikut ini :
= IF(AND(Kerja>=4;Usia<=35); Wawancara; Gugur)
Fungsi tambahan adalah AND karena kedua tes logika merupakan kriteria yang harus terpenuhi, perhatikan penerapan fungsi tersebut dalam baris rumus worksheet.
Istilah fungsi IF bercabang adalah kasus yang mempunyai banyak tingkat pengujian tes logika yang diselesaikan dengan fungsi IF. Sebagai contoh sebuah lembar kerja berisi data hasil ujian statistik , berdasarkan nilai ujian akan dikonversikan dalam bentuk huruf dengan ketentuan sebagai berikut :
             Nilai Ujian Huruf
0 – 59    :               E
60 – 74  :               D
75 – 84  :               C
85 – 94  :               B
95 – 100                :               A
Perhatikan penyelesaian dengan fungsi IF dalam lembar kerja seperti pada gambar berikut :
Contoh Fungsi IF berrcabang Sel E5 diisi dengan rumus :
=IF(D5<60;"E";IF(D5<75;"D";IF(D5<85;"C";IF(D5<95;"B";"A"))))
Mencari Jumlah
Kadangkala diperlukan sebuah informasi untuk menmapilkan berapa jumlah data yang memenuhi kriteria tertentu, misalnya dalam sebuah daftar nilai ingin diketahui berapa orang yang mendapat nilai “A”. Untuk itu telah disediakan sebuah fungsi yaitu :
=COUNTIF(range,criteria)
dimana pada area yang sidebutkan di range akan dicari berapa jumlah sel yang sesusai dengan criteria. Contoh =COUNTIF(B2:B57,”A”) artinya dicari berapa jumlah sel yang berisi “A” pada range B2 sampai B57.
Pada contoh sebelumnya , dikembangkan untuk mencari Jumlah Lulus dan Tidak Lulus , sehingga nantinya akan menjadi seperti dibawah ini :
Untuk dapat menambahkan hasil tersebut , lakukan penambahan fungsi COUNTIF pada C9 sebagai berikut melalui function wizard:
Sedangkan untuk mendapatkan julah yang tidak lulus, lakukan penambahan fungsi COUNTIF pada C10 sebagai berikut melalui function wizard:
Nilai yang kita olah melalui Excel sebenarnya dapat dibagi menjadi dua bagian , yaitu nilai formula dan nilai acuan. Yang selama ini dijelaskan pada bab-bab sebelumnya , adalah nilai formula , dimana semua nilai yang diolah menjadi satu dengan formula yang dihitung , misal =A1 * 20. Angka 20 merupakan nilai formula. Sedangkan pada beberapa keadaan dimana nilai tersebut sering berubah , bisa kita gunakan nilai acuan agar tidak perlu merubah melalui formula. Untuk memudahkan menggunakan nilai acuan , Excel menyediakan fasilitas Fungsi Lookup , fungsi ini akan melihat nilai pada tabel yang lain apakah nilai yang di cocokan ada pada tabel tersebut , untuk kemudian diambil nilainya.

sumber : http://mmouzye333artikel.blogspot.com/2012/12/penggunaan-fungsi-if-dalam-microsoft.html

Rabu, 12 Desember 2012

jaringan komputer


Jaringan Komputer
Secara sederhana definisi dari jaringan computer adalah sekumpulan computer yang terhubung satu sama lain baik lewat kabel jaringan maupun medium udara atau gelombang radio. Hal ini dimaksudkan agar kesemua computer yang saling terhubung tersebut bisa saling berkomunikasi dalam batasan-batasan keamanan yang di terapkan. Dengan demikian maka dimungkinkan untuk bisa saling berbagi atau sharing documents, printer, dan segala bentuk sumber daya lainnya.
Sebuah komputer itu sendiri pada dasarnya adalah suatu jaringan dimana semua komponen yang membentuk suatu computer itu saling berkomunikasi melalui jalur bus didalamnya. Antara CPU (central processing unit – otak dari suatu computer), ROM (read only memory – memory baca saja berisi bahasa mesin), RAM (random access memory – memory penyimpan sementara untuk processing), dan semua elemen pendukungnya saling berkomunikasi untuk melaksanakan tugasnya masing-masing untuk menyelesaikan suatu tugas prosessing yang termasuk diantaranya adalah menjalankan perintah yang diketik melalui keyboard, memproses aplikasi software yang sedang dijalankan, atau membantu proses transmisi data melalui adapter jaringan (NIC) lewat media transmisi untuk menuju computer tujuan.
Dua buah computer yang dilengkapi dengan NIC (network interface card) adapter yang dihubungkan satu sama lain melalui kabel jaringan adalah suatu jaringan computer dan bisa saling berkomunikasi. Biasanya konfigurasi seperti ini dilakukan untuk melakukan backup data dari satu PC ke PC lainnya sebelum PC tersebut diupgrade atau di install ulang OS (operating system) nya. Ini adalah cara klasik untuk backup data dari satu PC ke PC lainnya. Semua orang bisa melakukannya, tidak perlu jasa seorang ahli jaringan computer. Sekarang backup data banyak menggunakan hard disk external melalui koneksi port USB.
Dua buah handphone yang dilengkapi dengan Bluetooth dan saling didekatkan untuk melakukan transfer lagu, video atau gambar pada dasarnya adalah jaringan computer juga. Handphone canggih dan gadget lainnya adalah piranti berkomputer dalam bentuk mini apalagi sekarang tablet computer yang bersifat mobile, compact dan ringan mulai sangat luas dipakai. Sebut saja iPad  dan beberapa jenis tablet computer sejenisnya, sedang computer sekarang sudah dikemas dalam satu perangkat yang disebut All-in-one Computer.  Gambar 1 menunjukkan diagram dua PC yang terhubung menggunakan kabel jaringan dan dua telpon cellular yang terhubung lewat komunikasi Bluetooth.

Gb. 1 Jaringan antar dua PC atau antar dua telpon genggam

Jaringan dari dua computer atau lebih bisa dibuat dengan menggunakan sebuah Ethernet switch. Banyak dijual dipasaran Ethernet switch yang berisi beberapa port (RJ-45) bisa 8 port, 12, 16, 24 atau 48 port. Jaringan dengan switch ini dengan beberapa koneksi computer merupakan jaringan local atau lazim disebut jaringan LAN (local area network). Jaringan LAN menghubungkan beberapa computer, switch, printer dan perangkat jaringan lainnya dengan menggunakan kabel jaringan dengan technology Ethernet.


Gb. 2 Jaringan computer dengan switch

Gb. 2 menunjukkan diagram koneksi tiga computer yang terhubung dengan Ethernet switch dengan menggunakan kabel jaringan UTP. Jaringan dengan switch ini tidak terhubung dengan dunia luar (Internet), hanya local saja.
Bagaimana jika ingin berhubungan dengan dunia luar (Internet)? Untuk bisa berhubungan dunia luar pada umumnya perlu berlangganan koneksi broadband internet melalui penyedia jasa layanan internet (ISP) misal lewat Speedy Telkom. Perangkat selanjutnya adalah sebuah modem (dan router). Modem ini adalah perangkat penghubung antara pelanggan dengan kantor pusat ISP melalui kabel jaringan telpon atau jaringan fiber optic.
Dengan adanya koneksi internet, pada dasarnya jaringan computer ini tidak lagi local (LAN – local area network) akan tetapi sudah terhubung dengan jaringan WAN (wide area network) alias terhubung dengan jaringan global. Karena dengan adanya koneksi WAN ini kita bisa berkomunikasi keseluruh dunia lewat email, bertukar dan berbagi data, streaming video dari internet, komunikasi suara lewat internet, ikut berpartisipasi dalam konferensi video atau ikut webinar dll. Untuk jaringan computer skala bisnis dengan banyak resource jaringan, tentunya anda memerlukan tenaga IT untuk membangunnya atau membayar jasa konsultan. Gambar 3 adalah diagram koneksi beberapa computer dengan Ethernet switch dan sebuah modem-router dari ISP.









Gb. 3 Jaringan local dengan koneksi internet

Pada umumnya perangkat modem banyak yang terintegrasi dengan wireless Access Point atau umumnya disebut perangkat wireless gateway. Gambar berikut ini adalah diagram jaringan computer dengan menggunakan wireless router gateway. Dengan adanya jaringan wireless gateway, jaringan local kita menjadi jaringan wireless atau lazim disebut jaringan Wi-Fi (wireless fidelity).

Gb. 4 Jaringan computer Wi-Fi dengan wireless gateway

Dengan jaringan wireless / Wi-Fi maka beberapa perangkat mobile seperti laptop, smart-phone, iPad ataupun computer Tablet lainnya bisa berkomunikasi atau terhubung kepada jaringan tanpa kabel. Bahkan dengan menambahkan wireless print-server pada printer, kita bisa mengakses printer secara wireless dan bisa meletakkan printer ditempat yang aman dan mudah terjangkau tanpa harus terhubung ke jaringan dengan menggunakan kabel.
Koneksi ke internet tidak hanya lewat jaringan kabel broadband, bisa juga menggunakan jaringan wireless cellular. Penyedia jasa jaringan cellular dengan technology 3G atau 4G sekarang ini tidak hanya menyediakan layanan voice saja akan tetapi juga layanan data  internet. Telpon genggam sekarang ini sudah bisa sekaligus digunakan untuk mengakses internet. Apakah kita bisa juga berbagi jaringan internet 3G ini dengan beberapa piranti mobile lainnya atau laptop dan computer. Tentu saja, ada banyak wireless router sekarang ini yang dirancang khusus untuk berbagi internet dengan menggunakan internet 3G.

Gb. 5 Jaringan computer dengan 3G router

Gambar 5 diatas menunjukkan diagram jaringan computer dengan berbagi internet cellular (3G) dengan menggunakan wireless router 3G. Umumnya 3G router mempunyai port USB untuk menyisipkan modem cellular USB sehingga satu account 3G bisa digunakan bersama-sama untuk mengakses cellular internet. Layaknya seperti wireless router biasa, semua piranti mobile seperti laptop, tablet computer dan smart-phone lainnya bisa berbagi internet lewat jaringan Wi-Fi ini.
Kantor-kantor atau korporasi-korporasi sekarang ini sudah pasti membangun jaringan LAN sendiri untuk menunjang produktifitas dan kebutuhan akan computer processing diantaranya untuk menunjang applikasi database perusahaan misal applikasi database finance, ataupun aplikasi database yang bersifat modular yang memadukan modul-modul finance, maintenance, material, marketing dll yang biasa disebut ERP (Enterprise resource planning). ERP banyak dipakai pada jaringan perusahaan yang berskala besar atau jaringan enterprise yang mempunyai jaringan-jaringan LAN tersebar diberbagai lokasi baik di satu Negara ataupun lintas Negara. Umumnya semua jaringan-jaringan LAN tersebut di integrasikan menjadi satu jaringan enterprise dengan koneksi antar jaringan LAN mereka dengan koneksi WAN (wide area network). Jaringan computer skala bisnis memang kompleks, makanya diperlukan banyak engineer jaringan dan bahkan memerlukan jasa konsultan untuk membangunnya.
Untuk koneksi WAN kita bisa bekerja sama dengan jasa penyedia layanan koneksi WAN dengan technology WAN yang mereka sediakan misal menggunakan leased line, frame relay ataupun broadband internet lainnya. Dengan jaringan enterprise antar LAN, suatu enterprise bisa menggunakan satu database tunggal yang sama yang selalu up to date dan bisa diakses oleh seluruh user pada jaringan enterprise mereka, tentunya dengan batasan-batasan tertentu. Hal ini untuk menghindari akses database yang berbeda oleh kantor cabang dengan database yang terupdate di kantor pusat. Komunikasi lewat jaringan internal antara kantor pusat dan cabang menjadi lebih aman dan cepat.
Adakalanya bahwa dalam suatu jaringan perusahaan kemudahan untuk mengakses jaringan perusahaan tidak hanya terbatas pada saat user berada pada lokasi perusahaan. Bahkan akses untuk itu bisa dibuka agar kemudahan untuk bisa mengakses data perusahaan bisa dilakukan disaat user berada jauh dari lokasi LAN perusahaan. Koneksi ini biasa dilakukan lewat jaringan internet dengan membuat suatu tunnel yang aman dengan technology VPN (virtual private network). bahkan technology VPN  ini biasa dipakai untuk menghubungkan antar site tentunya dengan biaya yang lebih murah.
Suatu jaringan korporasi tentunya menyimpan semua informasi di dalam storage-storage data yang disimpan di lokasi jaringan internal. Informasi adalah suatu asset perusahaan yang juga perlu mendapatkan perlindungan dari segala ancaman bahaya atas pencurian data baik ancaman dari luar (Internet) maupun dari dalam. Untuk itu suatu jaringan harus diberikan perlindungan maksimal terhadap segala ancaman bahaya.

http://www.sysneta.com/jaringan-komputer